Saturday, December 17, 2011

fanfic. winter rose

WARNING: geje, siapalah ini tokohnya saya nggak ngerti juga ngetik apaan. saking cintanya sama winter dan lagu winter rosenya tvxq dan mengertilah saya juga lagi galau sama kyuhyun dan wanita cina mantan istrinya pangeran thailand itu /eaa /eaa. jadi ini intinya: BALIKAN GAK YAA ADA DONGHAE GODAIN TERUUUS X( /abaikan


recomended: tvxq - winter rose piano instrument



~* winter rose *~


winter rose
by: diandhe

    desember. musim dingin. gadis itu suka musim dingin. ia menyukai bagaimana kabut turun melingkupi seisi kota, bagaimana kristal salju turun perlahan, bagaimana suhu dingin memeluk kota seoul, bagaimana ia bisa melihat uap yang keluar dari nafasnya sendiri, dan sensasi aneh ketika kakinya memijak daratan yang dilapisi es. ia juga menyukai musim dingin di malam hari karena nyala lampu tidak akan terlalu terang dan menusuk matanya.
    "ini." gadis itu terjaga dari lamunannya,  sesuatu yang hangat menyentuh punggung tangannya yang kemerahan. segelas kopi hangat tampak sangat menggoda dengan asap yang masih mengepul dari dalam gelas kertas itu.
    "terima kasih." gadis itu tersenyum dan menyambut hangat segelas kopi susu dari konter di depannnya. sensasi menyenangkan dan hangat merambat ketika segelas kopi tersebut pindah ke tangannya, rasanya menyenangkan. ia menyesapnya sedikit dan membiarkan cairan kental itu membasahi kerongkongannya. "ini.." gadis itu mengeluarkan beberapa lembar uang dari saku winter coat merahnya lalu menyerahkannya kepada petugas kasir, kemudian ia melangkah keluar dari antrian dan keluar dari kafe hangat di pinggiran kota seoul itu. udara dingin kembali menyergapnya, butiran salju yang berjatuhan mengiringinya sepanjang jalan. tapi ia menyukainya. gadis itu menyukainya, walaupun sepertinya orang2 berlomba2 untuk pulang ke istana pribadi mereka masing2, tempat paling nyaman di seluruh dunia.
    ia terus berjalan menyusuri pinggiran kota seoul yang masih 'hidup', dan memang tidak pernah 'mati' walaupun ramalan cuaca mengatakan cuaca hari ini tidak akan lebih dari 3 derajat celcius. lampu2 berwarna warni yang menyala menantang dari gedung2 pencakar langit, kafe2 dan kedai2 yang ramai oleh pengunjung, taman kota yang telah dihiasi lampu2 berwarna kuning keemasan, tampak cantik dengan warna hijau daun dan putih salju yang melingkupinya. pandangan gadis itu tertuju kepada sesuatu yang berwarna merah muda yang mengkristal di bawah pohon besar. penasaran, gadis itu mendekat dan ia senang sekali melihat apa yang ia temukan; pohon mawar yang masih hidup, di musim dingin. winter rose. bunga mawarnya hanya ada satu, sudah dilingkupi es, namun tetap cantik, dan tangguh.
~*~*~*~
    "kau tahu winter rose?" ujar gadis itu ringan sembari menatap ke luar jendela, di luar sedang turun salju, kesukaan gadis itu. "winter rose itu membuatku kagum..." gadis itu melanjutkan permainan pianonya, winter rose, komposisinya sendiri. yang diajak bicara sedang berdiri di pinggir jendela, menatap ke gedung2 pencakar langit di luar sana yang sudah diselimuti warna putih pucat, bersih. pria itu hanya tersenyum, mengagumi cara pandang gadis itu yang tidak biasa. setiap teori yang terlontar dari mulutnya selalu membuatnya terkejut.
    "winter rose itu memang terlihat dingin dan angkuh, warna pucatnya tidak banyak berbicara, namun memiliki daya tarik tersendiri." alunan winter rosenya masih mengalir, dan pria itu masih menyimak dengan baik. ia akan menjadi pendengar yang baik hari ini. gadis itu seperti mendeskripsikan dirinya sendiri, 'winter rose'-nya. "winter rose itu jarang sekali ditemui, bunga yang tumbuh di musim semi dapat bertahan dengan baik di cuaca ekstrim, benar2 tangguh. dan duri2 tajam yang menemaninya membuat winter rose itu malah makin tangguh." jemari gadis itu berlari2 seperti penari di atas tuts hitam putih itu. lincah, gemulai bagaikan air.
    "[insert ur name]" pria itu menggumam lirih. "ini membingungkan," ujarnya pelan, ia menerawang ke luar jendela, menatap langit dingin di luar sana.
    "aku tahu." alunan winter rose itu berhenti. gadis itu beranjak dari tempat duduknya dan berdiri tepat di sebelah pria itu. mereka bertatapan lama, menggali perasaan masing2 dan mencurahkannya satu sama lain. tidak perlu kata2 bualan, saling berdiam diri justru lebih efektif untuk menyampaikan isi pikiran mereka, seperti ada pada satu gelombang yang sama. "waktu berlalu begitu cepat bukan??" tanya gadis itu.
    sang pria tersenyum. "tidak, sayang. waktu berlalu seperti biasa. 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu..." gadis itu tidak bereaksi. "sudah hampir 2 tahun.. bagaimana hidupmu?" pria itu duduk di kursi piano dan mulai memencet tuts sembarangan, hanya beberapa rangkaian chords, tanpa makna.
    "hidupku?" gadis itu tersenyum dan mengusap grand piano hitam yang berdiri angkuh di tengah ruangan luas itu. "tidak ada yang menarik, masih sama seperti dulu." ingatan gadis itu seperti melayang2 di antara masa lalu dan sekarang, pandangannya tidak fokus.
    "kebetulan yang indah bukan, kita bertemu di sini..." pria itu berujar pelan. menatap gadis yang ada di hadapannya, gadis itu, yang sudah dua tahun tidak dilihatnya. "aku yang akan menyanyikan winter rose-mu itu... dan dari mawar es-mu itu.. apakah..."
    "aku tidak tahu." potong gadis itu sarkatis. ia mengerti pembicaraan itu akan mengarah kemana. "mengertilah..." pria itu menunduk dalam, penuh rasa bersalah. dan kini rasa bersalah itu ikut berkecamuk mengaduk emosi gadis itu. mereka berdua kembali larut dalam diam. kembali terperosok ke dalam pikiran mereka sendiri.
    "apakah pernah terucap kata selamat tinggal sebelumnya?" tanya pria itu ragu. ia sendiri bingung kenapa bisa seperti ini. "waktu yang membuat kita seperti ini bukan?"
    "haruskah itu diungkit kembali???" gadis itu duduk bersandar pada piano hitam itu, menghadap jendela. ia tidak akan melewatkan salju cantik yang jatuh bebas seperti kapas. "semua baik2 saja sampai kau menghilang... ah tidak, kau hanya menghilang dari hadapanku. sampai hari ini. dan semua seperti baik2 saja." hening beberapa saat, pria itu mencerna tiap kata yang terlontar, ia membenarkan semuanya, ya. "tidak ada yang bisa kulakukan, hidup itu pilihan, dan apapun, siapapun pilihanmu aku hargai..." gadis itu mendengus pelan, tidak ada uap air, ruangan itu cukup hangat.
    "akuilah isi pikiran kita masih sama. kau tahu betul apa isi pikiranku, dan aku pun demikian... jadi.. tolonglah..." pria itu menunduk dalam, seperti ada yang menusuk2 dadanya dengan paksa. 'winter rose', dia lah yang membentuk 'winter rose'-nya itu. cantik dan tangguh.
    "kalau kau benar2 menginginkannya, kita masih punya hari esok..." gadis itu menatap pria itu sambil tersenyum. "akhir cerita ini bergantung padamu..."
~*~*~*~*~
    gadis itu tersenyum mengingat kejadian siang tadi, ia percaya itu bukanlah kebetulan. ternyata menunggu bukanlah hal yang buruk, jika pada akhirnya semua akan kembali ke tempatnya semula. salju turun semakin lebat, ia merapatkan coatnya dan meninggalkan winter rose itu, masih berdiri angkuh di bawah pohon besar yang akan melindunginya dari terpaan badai. tidak ada akhir yang indah, tidak ada akhir yang menyedihkan, tidak ada akhir.

    My only hope is that, you be at my side
    Yes, close to heart, close to my love
    The one and only love is here in my hands
    I will be here only for you, always
    Close to heart, close to your love
    Our love blends together, in our hearts, winter rose


=fin=



yang ngerti cuma saya dan Allah SWT haha~ kalau kyuhyun mengerti... we're meant to be x( sure i can't be apart with you huhuhuhu sedih banget sekeras apapun move on ke donghae ujung2nya balik lagi balik lagi /bantingpspkyu. dan itu wanita cina................. entahlah.

Wednesday, December 7, 2011

[Lyric] IU - Last Fantasy

this is the best ballad + vocal + orchestra combination i've ever heard, really! IU is the best!!!! xD high recomended for you ballad lovers. the instruments really reminds me of harry potter and another fantasy genre. still smells like christmas carol :D


uploaded by:

LAST FANTASY - IU

| KOREAN | Source: Mnet | Lyrics by Kim Eana

좋은 꿈을 꿨죠
어느 꽃보다 아름다운
찬 바람결에 이불 당기며
눈을 뜨니 오늘이었죠
어느새 계절도 바뀌었죠

하얀 하늘과 파란 구름조각들
내 맘대로 그려지던 곳
다시 만날 수 있을까
또 내게 올까

* 아득한 건 언제나, 늘 아름답게 보이죠
가까이 다가선 세상은 내게 뭘 보여줄까요
아직 겁이 많은 이런 나
그대라면 내가 기대도 될까요
더 조금만 맘을 열어 줄래요
그댄 누군가 필요하지 않나요

나처럼

그런 적 없나요
아주 긴 잠을 잔 것처럼
어제와 살짝 다른 공기에
왠지 하루가 낯설 때
왠지 모든 게 낯설 때

나의 아침이 누군가의 밤이란
아주 당연한 그 사실이
왜 이리 외로운건지 왜 슬픈건지

* Repeat

꼭 나처럼

내 마지막 판타지를 내 가슴에 영원히

날아갈 수 있다면 난 그대에게 갈 텐데
하지만 지난 밤 꿈 속의 의미를 나는 믿어요
아직 모르는게 많은 나
저 문을 열고 걸어나가도 되겠죠
날 천천히 기다릴 수 있나요
기도해줘요 넘어지지 않도록
나를 믿어요



| ROMANIZATION |

joheun kkumeul kkwotjyo
eoneu kkotboda areumdaun
chan baramgyeore ibul danggimyeo
nuneul tteuni oneurieotjyo
eoneusae gyejeoldo bakkwieotjyo

hayan haneulgwa paran gureumjogakdeul
nae mamdaero geuryeojideon got
dasi mannal su isseulkka
tto naege olkka

* adeukhan geon eonjena, neul areumdapge boijyo
gakkai dagaseon sesangeun naege mwol boyeojulkkayo
ajik geobi manheun ireon na
geudaeramyeon naega gidaedo doelkkayo
deo jogeumman mameul yeoreo jullaeyo
geudaen nugunga pillyohaji annnayo

nacheoreom

geureon jeok eomnayo
aju gin jameul jan geotcheoreom
eojewa saljjak dareun gonggie
waenji haruga natseol ttae
waenji modeun ge natseol ttae

naui achimi nugungaui bamiran
aju dangyeonhan geu sasiri
wae iri oeroungeonji wae seulpeungeonji

* Repeat

kkok nacheoreom

nae majimak pantajireul nae gaseume yeongwonhi

naragal su itdamyeon nan geudaeege gal tende
hajiman jinan bam kkum sogui uimireul naneun mideoyo
ajik moreuneunge manheun na
jeo muneul yeolgo georeonagado doegetjyo
nal cheoncheonhi gidaril su innayo
gidohaejwoyo neomeojiji antorok
nareul mideoyo



| ENGLISH | Credit: -Hope & squishyblob @ WeHeartIU.com

I had a good dream
A dream more lovely than any flower
As the cold breeze came in, I pulled up the blankets
And as I opened my eyes, it was today
Before I knew it, the season had changed

White skies and blue fragments of cloud
A place where I could draw anything I wanted
Will I be able to see you again?
Will you come to me again?

* Faraway things always look beautiful
If I move closer, what will the world show me?
I still have many fears
Will you let me lean on you?
Will you open your heart a little more?
Don't you need to rely on someone?

Like me?

Have you ever felt like that?
As if you've been sleeping for a really long time
When the air feels slightly different from the day before
When somehow the day feels unfamiliar
When somehow everything feels unfamiliar

My mornings are nights to others
That's an obvious truth
I wonder why it makes me so lonely, so sad

* Repeat

Just like me

My last fantasy, forever in my heart

If I could fly, I would fly to you
But I trust the meaning of my dream last night
I still don't know many things
It'll be fine if I open that door and walk out, right?
Will you be able to wait for me patiently?
Please pray for me that I won't fall
Believe in me

TAKEN FROM: weheartiu

Friday, December 2, 2011

[lyric] IU - You and I



MY PRETTY IU COMEBACK *\^o^/* /cheering.
her new album titled "Last Fantasy" and this is her new MV, You and I!!!!
sooo... christmas carol!!! love it xD xD she's so pretty awrrrrr xD and still no doubt with her angel voice. can you duet with kyuhyun, please? xD anyway, the picture was taken out from weheartiu, sorry i forget the uploader..


here is the MV!




cr:

Lyric
sigyel bomyo soksagineun bimildeul
The whispered secrets as I look at the clock
 
ganjor-han ne mamsog-iyagi
The sincere story in my heart
jigeum ne moseubeul hechyodo joa
It's okay if I am hurt now
 
 
nareul jechokhamyon halsurok joa
The more I am pushed, the better
 
ne ireum bullojwo
Please call out my name


* son teumsero bichineun ne mam deulkilkka duryowo
I'm afraid my heart will be revealed in between my hands
 
gaseumi mak bokcha sorowo
My heart is overwhelmed, it's sad

 
jogeumman kkok chamgo nal gidaryojwo
Please wait a bit more and wait for me

 
norang narangeun jigeum andweji
You and I, we can't be right now

sigyereul do bochego sipjiman
I want to push on the clock even more but

nega itdon mire-eso
In the future, which you will be in

 
ne ireumeul bullojwo
Please call out my name


nega monjo yotbogo on sigandeul
The times that I first peeped at
 
nowa nega hamkkeyossotji
You and I, we were together

 
narang norajuneun geudega joa
I like you, who plays with me

 
nega murobomyon geudedo joa
If I ask you, you like me too
 
ne ireumi mwoya
What is my name?


* Repeat

nun kkambakhamyon oreuni dwel goeyo
In a blink of an eye, I'll be an adult 
nal arabogetjyo geuden giokhagetjyo
I hope you recognize me, I hope you remember me

geure gimyohetdon ai
Yes that strange child
 
son teumsero bichineun ne moseup cham jota
I really like your image that shines in between my hands


sonkkeuteuro dollimyo sigyetbaneura dallyobwa
I turn it with my fingertips - hey clock hand, please run

jogeumman do ppalli narabwa
Turn a little bit faster


du nuneul kkok gamgo mabobeul gonda
I tightly close my two eyes and cast a spell

 
norang narangeun jogeum namatji
You and I, there's only a little bit left
 
myot nal myotsiljin moreugetjiman
I don't know when or what time
 
nega isseul mire-eso
But in the future, which you will be in -
 
hoksi nega hemendamyon
By any chance, if I get lost and wander,
 
noreur-arabol su itge
So that I can recognize you,
 
ne ireumeul bullojwo
Please call out my name
===============================================
Credit:

Romanization :: ✿Chokollit
Translation :: pop!gasa
Please remember to take full  credit :) Thank you